Nama dan Istilah yang Digunakan Android

Android adalah opreration system yang sangat populer beberapa tahun belakangan ini. Bagi orang awam, mungkin akan kesulitan untuk menerjemahkan bahasa atau istilah-istilah yang biasa ada di Android. Maka dari itu, pada kesempatan kali ini saya akan bahas beberapa istilah atau nama yang berhubungan dengan Android dan sering kita temukan.

1. APK
APK adalah singkatan dari Android Package. Apk ini digunakan sebagai File Ekstensi untuk software pada Android. Biasanya kita juga menemukan File Ektensi berbeda seperti jar, exe, msi dan sebagainya di masing-masing platform.

2. ADB
ADB adalah perintah atau command untuk menghubungkan atau mengontrol perintah di Android melalui PC Command. Contohnya ada ADB PUSH, ADB PULL, ADB INSTALL dan lain-lain.
ADB bisa berjalan dengan baik apabila driver ADB sudah terpasang di PC, biasanya kita bisa cek langsung di device manager ( Windows ) maka akan terlihat Andoid ADB Composite Device. Driver ADB juga biasanya dikembangkan oleh vendor pembuat devicenya. Seperti Nexus Htc Magic Dream bisa gunakan driver bawaan USB untuk instalasi driver ADB atau untuk Motorola Milestone yang tersedia di kardusnya berbentuk CD atau bisa juga menggunakan Motorola Software Update.

3. ADB.exe
ADB.exe adalah file untuk menjalankan command ADB. ADB.exe bisa kita ambil di SDK (Biasanya tersedia di android SDK). Kita bisa ambil di folder tools, dan kita bisa mengetikan “adb help” untuk mengetahui fungsi perintah atau command ADB”

4. ADB SHELL LOGCAT
ADB shell logcat adalah perintah untuk melihat proses yang terjadi pada android kita dan berguna saat kita melakukan Experiment Flashing ROM.

5. RFS
RFS adalah singkatan dari Robust File System atau file system standard type dari brand samsung pada bentuk MMC atau bisa juga disebut Multi Media File System.

Baca juga:  4 Game Android Terbaik Paling Populer

6. App2SD
App2SD atau bisa disebut Application to SDcard adalah proses memindahkan atau menyimpan data aplikasi ke SDcard.

7. AOSP
AOSP singkatan dari Android Open Source Project adalah nama kode yang Google berikan untuk rilis Android yang berbeda setiap pengembang. Contoh, Google merilis Smartphone Android NEXUS dan menggunakan ROM asli android yang dikembangkan sendiri oleh Google. Tapi lain hal dengan Samsung, LG, HTC, Sony yang menggunakan kode AOSP asli tadi dan melakukan modifikasi sesuai kebutuhan masing-masing. Modifikasi yang jelas terlihat adalah mofifikasi yang dilakukan di interface atau tampilan, contohnya Samsung Touchwiz UI, LG Optimus UI, HTC Sense UI, Sony Xperia UI, Motorola Motoblurr UI dan lain-lain. Lalu ada juga custom ROM yang terkenal seperti CyanogenMod menggunakan kode AOSP google.

8. BETA
Beta adalah nama untuk versi percobaan, atau bisa dikatakan INI BELUM SEMPURNA. Beta Release Code akan berganti sesuai dengan tahapan. Beta sendiri nantinya akan bertahap berubah menjadi Release Candidate dan akhirnya sampai Final Stage yang artinya sudah siap digunakan dan sudah melalui tahap finishing.

9. BOOT
Boot adalah proses menyalakan system yang juga menghidupkan semua proses init code yang berlangsung dimulai dari system server sampai media server.

10. BOOTLOADER
Bootloader adalah penyatuan dari SPL dan IPL yang menjadi dasar dari sebuah device. Bootloader juga proses pertama yang berjalan saat proses booting berlangsung dengan menghubungkan kernel boot.img di hardware.

11. BOOTLOOP
Bootloop adalah error yang dialami Android dimana device melakukan boot secara berulang-ulang atau berhenti stuck di bootanimation dan tidak bisa masuk ke Home. Biasanya terjadi akibat dari kesalahan flashing ROM atau kegagalan dalam modifikasi pada file system android, sehingga proses booting pun mengalami gangguan.

Baca juga:  Lenovo Folio Tablet Yang Dilipat Menjadi Handphone

12. EXT
EXT atau extended partition adalah partisi yang biasa dipakai system berbasis linux dan juga tentunya digunakan oleh Android, EXT pun ada beberapa versi yaitu EXT2, EXT3, dan EXT4.

13. Cache2SD
Cache2SD adalah singkatan dari Cache yang disimpan di SDcard. Hampir sama halnya dengan App2SD cuman perbedaannya proses ini memindahkan/menyimpan Cache dari ROM ke SDcard. Berguna untuk memberikan ruang kosong lebih pada memory internal HP dari file cache yang bersifat sementara.

14. CUPCAKE
Cup Cake adalah Google internal code name pertama yang dirilis oleh Google dan diberikan pada Android OS versi 1.5.x ciptaannya. Uniknya dari awal pertama pengembangan Android, Google selalu menggunakan nama makanan untuk OS buatannya.

15. CPU
CPU adalah singkatan Central Processing Unit atau bisa disebut Unit Pengolah Pusat. Orang awam biasanya kita sering menyebutnya Prosesor. Ingat ini berbeda dengan Profesor. Prosesor biasa dikenal di PC tapi selain PC, Android pun tentunya menggunakan prosesor yang canggih untuk menjalankan OSnya. Prosesor yang saya ketahui sampai saat ini ada Dual Core, Quad Core dan yang terbaru adalah Octa Core.

16. CWM
CWM adalah singkatan dari Clock Work Mod yang digunakan sebagai pengganti default android recovery dan berguna untuk install custom rom. Selain itu CWM juga memiliki fitur lebih seperti backup, format dan lain-lain. Program ini awalnya dibuat oleh Koush untuk mengatur ROM di smartphone OS Android. Banyak sekali keunggulan dari CWM, salah satunya untuk membackup dan restore keseluruhan sistem, menghapus (wipe) data di sistem, cache atau (Dalvik), lalu membuat partisi SDcard dan juga menjalankan atau mematikan Lagfix dari kernel Voodoo dan sebagainya.

Baca juga:  4 Smartphone Android Tertipis 2015

17. CyanogeMod
Cyanogen Mod adalah Developer yang memodifikasi stock ROM sehingga build yang membutuhkan spesifikasi tinggi seperti KTU84Q/KITKAT bisa kompatible pada Spesifikasi Rendah. Project yang dikembangkannya antara lain, CM7-GINGERBREAD/2.3.7, CM9-ICE CREAM SANDWICH/4.0.4, CM10-JELLY BEAN/4.2.1, CM11-KITKAT/4.4.4, dan yang terbaru CM12-LOLIPOP/5.0.1.

18. DALVIK
Dalvik adalah nama khusus pada Android untuk program Java VM (Virtual Machine) yang menjalankan perintah/command kode aplikasi android. Setiap aplikasi yang berjalan di Dalvik Virtual Machine tidak berpengaruh langsung terhadap sistem operasi Android. Jika satu aplikasi itu ‘rusak’, jadi hanya VM yang ada di Dalvik untuk aplikasi itu saja yang tidak berfungsi.

19. DONUT
Donut adalah Google internal code name kedua yang digunakan oleh Google untuk Android OS versi 1.6.x yang dirilisnya.

20. DEODEX
Deodex atau deodexing adalah proses pack kembali APK menggunakan ODEX dengan cara-cara tertentu. Proses pengepakan ini menghasilkan file dengan CLASSES.DEX. Jika kita melakukan DeOdexing, itu berarti semua package dari APK yang sebelumnya terpisah akan disatukan kembali dalam satu file APK, sehingga mengurangi resiko kalau APK yang telah dimodifikasi akan terjadi konflik dengan beberapa file ODEX lainnya. Artinya ROM yang telah DeODEXed, itu memiliki paket aplikasi yang sudah dijadikan satu lagi dalam satu file APK. Sehingga kita bisa memodifikasi pada file APK yang merubah TEMA, karena tidak adanya kode atau bagian paket dari aplikasi yang menggunakan lokasi berbeda-beda jadi integritas paket akan tetap terjaga.

Sekian untuk postingan kali ini tentang “Nama dan Istilah yang Sering Digunakan Android” dan tunggu postingan berikutnya tentang istilah umum lainnya yang biasa digunakan di Android part ke 2 ya. :bye:

Apa kamu tau ini?